This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Minggu, 15 Agustus 2021

MATERI PAI KELAS VIII SMP MUH 6 KLEGO PART 4

 BACA DAN FAHAMI TUGAS ADA BAWAH POSTINGAN INI.

Materi PAI Kelas 8 Bab 2 Menghindari Minuman Keras, Judi, dan Pertengkaran


Mari Renungkan

Islam melarang keras umatnya mengkonsumsi khamr (minuman keras), narkoba, dan sejenisnya. Minuman keras, narkoba, dan zat adiktif lain dan zat yang membuat ketagihan dan akan merusak fisik dan mental. Orang yang sudah ketagihan akan melakukan apapun asalkan minuman keras dan zat-zat terlarang itu bisa didapatkannya.

Penelitian itu menyimpulkan bahwa hampir setengah dari anggota keluarga yang memiliki kebiasaan berjudi mengalami kekerasan. Sejumlah kerabat bahkan melaporkan bahwa mereka sangat frustasi dengan masalah judi. Keluarganya menjadi hancur dan anak-anaknya yang menanggung penderitaan berkepanjangan.

Mutiara Khazanah Islam

Secara tegas Allah melarang orang beriman mengkonsumsi makanan dan minuman yang haram. Di antaranya adalah Allah mengharamkan minuman keras (khamr). Keharaman khamr ini juga ditegaskan dalam hadis Nabi berikut yang artinya : 

Dari Ibnu Umar, bahwa Rasulullah saw. Bersabda: “Setiap yang memabukkan adalah khamr dan setiap yang memabukkan adalah haram.” (H.R. Muslim).

Segala bentuk minuman yang memabukkan termasuk khamr. Meminum khamr adalah perbuatan keji dan perbuatan setan. Setan bermaksud menanamkan permusuhan dan kebencian di antara sesama manusia. Di samping itu, meminum khamr akan menghalangi-halangi mengingat Allah Swt. Hal ini dikarenakan orang yang meminum khamr akan hilang kesadarannya. Allah menjanjikan keberuntungan bagi orang-orang yang menjauhi minuman keras.

Jauhilah segala bentuk perjudian karena hal ini akan membuat kalian melupakan tugas utama belajar kalian. Sebagaimana orang-orang dewasa yang telah terjerumus perjudian melupakan tugas utama mereka terhadap keluarganya. Orang yang sibuk di meja judi biasanya menyengsarakan dan menelantarkan anak-anak dan keluarga mereka

Dalam ayat ini Allah Swt menegaskan bahwa tindakan kekerasan yang bisa berakibat kepada pembunuhan sangat dilarang. Meskipun dalam ayat ini disebut bahwa larangan membunuh itu ditujukan kepada Bani Israil, tetapi pada hakikatnya larangan ini berlaku untuk seluruh manusia di dunia.

Pertengkaran dan pembunuhan sangat dilarang. Larangan ini bersifat menyeluruh. Tidak boleh orang muslim bertengkar dengan sesama muslim. Orang muslim juga tidak boleh bertengkar

Hadis Rasulullah saw. yang artinya : 

“ Dari Al Bara bin Azib, sesungguhnya Rasulullah saw. Pernah bersabda: “Kehancuran dunia (nilainya) lebih ringan di sisi Allah dari pada seseorang membunuh seorang mukmin tanpa hak.” (H.R. Ibnu Majah)

Semua ini dilarang keras dan pertanggungjawabannya sangat berat baik di dunia maupun di akhirat. Di dunia orang yang bertikai, berkelahi, dan tawuran tentu akan berurusan dengan pihak yang berwajib. Sedangkan di akhirat ancaman hukumannya juga sangat berat.

TUGAS MANDIRI :

1. APA BAHAYA NYA MINUM-MINUMAN KERAS ?

2. APA AKIBAT PERTENGKARAN 

JAWAB DI KOLOM KOMENTAR .

MATERI PAI ISMUBA ( FIQIH ) KELAS IX SMP MUH 6 PART 4

 Materi PAI Kelas 9 Bab 4 Akikah dan Kurban Menumbuhkan Kepedulian Umat

1. Ketentuan dan Tata Cara Penyembelihan Hewan

Penyembelihan hewan harus dilakukan dengan cara yang baik dan benar sesuai ajaran Rasulullah saw. Penyembelihan hewan tidak sama dengan sekedar mematikan. Kalau mematikan hewan bisa dilakukan dengan berbagai macam cara, misalnya ditusuk, dicekik, diracun, atau dipukul. Sedangkan penyembelihan dilakukan dengan cara dan ketentuan tertentu sesuai syariat.

A. Ketentuan Penyembelihan

Penyembelihan yang disyariatkan dalam ajaran Islam adalah yang masing-masing memenuhi ketentuan-ketentuan berikut.

1). Penyembelih beragama Islam

2). Menyembelih dengan sengaja.



3). Penyembelih baligh dan berakal.

4). Penyembelih membaca basmalah.

2). Hewan tersebut termasuk jenis hewan yang halal.

Hewan yang haram dikonsumsi seperti tikus, katak, babi, anjing dan kera tidak sah disembelih. Dengan kata lain, meskipun disembelih hukumnya tetap haram dikonsumsi.etentuan hewan yang akan disembelih

1). Hewan dalam keadaan masih hidup.

Tidak sah hukumnya menyembelih hewan yang sudah mati. Adapun hewan yang terluka, tercekik, terpukul, terjatuh, ditanduk oleh binatang lain atau yang diserang binatang buas apabila kita mendapatkannya belum mati, lalu kita sembelih, maka hukumnya halal dimakan. Allah Swt. berfirman: 

Artinya: “Diharamkan bagimu (memakan) bangkai, darah, daging babi, dan (daging) hewan yang disembelih bukan atas (nama) Allah, yang tercekik, yang dipukul, yang jatuh, yang ditanduk, dan yang diterkam binatang buas, kecuali yang sempat kamu sembelih.” (Q.S.al-Māidah/5:3)

3. Ketentuan alat penyembelih

1). Tajam dan dapat melukai. 

Ketajaman alat dimaksudkan agar proses penyembelihan berlangsung cepat sehingga hewan tersebut segera mati. Boleh terbuat dari besi, baja, bambu, atau apa saja yang bisa tajam.

2). Tidak terbuat dari tulang, kuku, atau gigi.

4. Ketentuan proses menyembelih
  1. Penyembelihan dilakukan pada bagian leher hewan hingga terputus saluran makanan, pernapasan, dan dua urat lehernya.
  2. Pada waktu menyembelih hewan, orang yang menyembelih harus memastikan bahwa ia sudah memotong / memutuskan bagian-bagian berikut.

i) tenggorokan (saluran pernafasan);

ii) saluran makanan;

iii) dua urat leher yang ada di sekitar tenggorokan.

Bila ketiga bagian tersebut sudah putus, maka penyembelihan menjadi sah.

B. Tata Cara Penyembelihan Hewan

1). Tata Cara Penyembelihan Secara Tradisional
  1. Menyiapkan lubang penampung darah.
  2. Hewan yang akan disembelih dihadapkan kiblat, lambung kiri di bawah.
  3. Kaki hewan dipegang kuat-kuat atau diikat, kepalanya ditekan ke bawah.
  4. Leher hewan diletakkan di atas lubang penampung darah yang sudah disiapkan
  5. Berniat menyembelih.
  6. Membaca basmalah, shalawat nabi, dan takbir tiga kali.
  7. Arahkan pisau (alat penyembelih) pada bagian leher hewan. Sembelihlah sampai terputus tenggorokan, saluran makanan, dan urat lehernya.




MATERI DAN LATIHAN KELAS 7 PAI ISMUBA ( FIQIH ) PART 4 SMP MUH 6KLEGO

 

Rangkuman 3

1. Taharah artinya bersuci, baik dari najis maupun dari hadas.


2. Darah yang keluar dari rahim perempuan yang menyebabkan hadas besar adalah haid, wiladah (melahirkan), dan nifas.
3. Tayammum adalah mengusap kedua tangan dengan debu yang suci. Tayammum
   adalah pengganti wudhu dan mandi wajib dengan syarat-syarat tertentu.
4. Rukun Tayammum: niat, mengusap muka dengan tanah, mengusap kedua tangan
   sampai siku-siku dengan tanah, tertib.
5. Mandi wajib (junub/janabat) adalah mengalirkan air yang suci ke seluruh badan
   disertai dengan niat untuk menghilangkan hadas besar.
6. Rukun mandi wajib adalah niat dan mengalirkan air ke seluruh badan sampai rata.
7. Istinja adalah bersuci sesudah buang air besar atau buang air kecil. Istinja bisa dilakukan dengan air atau batu.
8. Kita harus senantiasa menjaga kebersihan dan kesucian di mana dan kapan pun.
   Baik suci dari najis, maupun suci dari hadas.

Pilihan Ganda 3

Pilihlah salah satu jawaban yang benar dengan memberi tanda silang (X) pada huruf A, B, C, dan D!
1. Taharah mengajarkan kepada kita agar selalu hidup...
A. sederhana
B. damai
C. bersih
D. tenang

2. Menyapu muka dan kedua tangan sampai siku dengan tanah suci sebagai
   pengganti wudhu atau mandi adalah...
A. Taharah
B. mandi wajib
C. istinja'
D. tayammum

3. Tujuan tayammum adalah untuk menghilangkan...
A. hadas kecil
B. hadas besar
C. hadas kecil dan hadas besar
D. najis

4. Orang yang melakukan tayammum adalah orang yang...
A. sedang dalam berpergian
B. sedang sakit sehingga tidak boleh kena air
C. sedang sibuk kerja dan tak sempat mencari air
D. sedang di atas kendaraan

5. Berikut ini yang termasuk rukun tayammum adalah...
A. niat
B. membasuh kaki
C. mengusap kepala
D. membasuh telinga

6. Salah satu yang membatalkan tayammum adalah...
A. makan dan mimum sebelum shalat
B. berselisih paham dengan teman
C. semua yang membatalkan wudhu
D. melihat maksiat sebelum shalat

7. Apabila berhalangan untuk menggunakan air, mandi untuk menghilangkan
   hadas besar diganti dengan...
A. mandi biasa
B. tayammum
C. ber-wudhu
D. mandi keramas

8. Penyebab seseorang melakukan mandi besar adalah...
A. buang angin
B. buang air kecil
C. menyentuh alat kelamin
D. mengeluarkan air mani

9. Berikut ini hal-hal yang dibolehkan bagi perempuan yang sedang haid,kecuali...
A. berpuasa
B. mendengarkan ceramah
C. zikir dan beristighfar
D. mendengar azan

10. Apabila tidak terdapat air, maka bersuci untuk menghilangkan hadas kecil
    maupun besar cukup dengan tayammum, yaitu...
A. mengusap muka dan telinga dengan debu
B. membasuh muka dan tangan dengan air
C. mengusap muka dan kaki dengan debu
D. mengusap muka dan tangan dengan debu

Minggu, 08 Agustus 2021

LATIHAN BAB 1 PAI ISMUBA KELAS 8

Catatan :

A. Untuk pilihan ganda Siswa harus mencatat soal dan  pilih/tulis jawaban yang benar saja. Dibuat dibuku latihan

B. Untuk soal essay juga dibuat dibuku latihan. Pertanyaan ditulis.

I. Pilihan Ganda 

1. Meyakini keberadaan kitab-kitab Allah merupakan perkara yang sangat penting bagi umat Islam. Sebagai orang yang beriman kepada kitab Allah berarti kita harus ...

a. mempercayai dan mengamalkan semua isi kitab Allah Swt.

b percaya bahwa kitab-kitab itu betul-betul dari Allah Swt.

c. percaya dan mengamalkan semua kitab-kitab yang ada

d. menganggap bahwa al-Qur'an saja yang perlu dipercayai

2. Dalam al-Qur'an disebutkan ada 4 kitab yang diturunkan kepada 4 Rasul. Keempat Rasul tersebut adalah ...

a. Nuh a.s, Ibrahim a.s, Musa a.s, Muhammad SaW

b. Musa a.s, Ibrahim a.s, Isa a.s, Muhammad Saw

c. Nuh a.s, Dawud a.s, Isa a.s, Muhammad Saw

d. Musa a.s, Dawud a.s, Isa a.s, Muhammad Saw

3. Di antara 4 kitab Allah Swt yang paling awal/terdahulu adalah kitab ...

a. Taurat

b. Al-Qur'an

c. Zabur

d. Injil

4. Semua kitab Allah Saw berisi ajaran yang benar dan baik sesuai dengan masanya. Ajaran yang sama dan tertuang dalam semua kitab Allah Swt adalah tentang ...

a. tata cara berumah tangga

b. perintah mengesakan Allah Swt.

c. larangan membunuh binatang

d. hukum-hukum mengenai tata negara

5. Kitab Zabur diturunkan pada abad ke ...

a. 16 SM

b. 12 SM

c. 10 SM

d. 5 SM

6. Kitab Injil pada awalnya ditulis dengan bahasa ...

a. Ibrani

b. Yunani

d. Qibti

d. Suryani

7.Potongan Q.S. al-Isra':55 tersebut menjelaskan tentang ...

a. Allah Swt. menurunkan kitab Taurat kepada Nabi Musa a.s.

b. . Allah Swt. menurunkan kitab Zabur kepada Nabi Daud a.s.

c. Allah Swt. menurunkan kitab Zabur kepada Nabi Isa a.s.

d. Allah Swt. menurunkan kitab Al-Qur'an kepada Nabi Muhammad Saw.

8. .... Pengertian suhuf adalah ...

a. wahyu yang diterima para nabi dan dibukukukan

b. ucapan para nabi yang sudah tertulis dan dibukukuan

c. ketetapan para sahabat Nabi yang telah dibukukan

d. lembaran wahyu Allah Swt. yang tidak dibukukan

9. Di antara Nabi berikut ini yang menerima suhuf adalah Nabi ..

a. Harun a.s.

b. Ibrahim a.s.

c. Ismail a.s.

d. Sulaiman a.s.

10. Semua peraturan yang berasal dari Allah Swt. pasti benar. Sedangkan peraturan yang berasal dari manusia belum tentu benar, sebab ...

a. manusia sebagai makhluk sosial

b. tidak ada makhluk yang sempurna

c. manusia memiliki banyak kelemahan

d. Al-Qur'an merupakan peraturan yang benar

Essai

1. Mengapa manusia memerlukan kitab Allah Swt.?

2.  Bagaimana cara beriman kepada kitab-kitab sebelum al-Qur'an?

SOAL DI CATAT YA...LANGSUNG JAWABAN A/B/C/D beserta tulisnnya

DOKUMEN PAI 7

 

Rangkuman 2


1. Jujur adalah kesesuaian sikap antara perkataan dan perbuatan yang sebenarnya.
2. Hikmah atau manfaat perilaku jujur adalah akan dipercaya orang lain dan mendapatkan
banyak teman.
3. Hidupnya tenteram karena tidak memiliki kesalahan dengan orang lain.
4. Amanah artinya terpercaya (dapat dipercaya).
5. Amanah ada tiga macam, yaitu: amanah terhadap Allah Swt. Amanah
   terhadap sesama manusia, dan amanah terhadap sendiri.
6. Amanah dapat diwujudkan melalui perbuatan, seperti menjaga titipan,
   rahasia, tidak menyalahgunakan jabatan, menunaikan kewajiban dengan
   baik, dan memelihara semua nikmat yang telah diberikan oleh Allah Swt.
7. Istiqamah berarti tegak, lurus, tekun, dan ulet.
8. Istiqamah dapat diwujudkan melalui perbuatan:selalu menjalankan perintah
   dan menjauhi larangan-Nya, melaksanakan shalat tepat waktu, belajar secara
   terus menerus, selalu menaati peraturan yang ada di sekolah, dan selalu menjalankan kewajiban.

Pilihan Ganda 2


Pilihlah salah satu jawaban yang benar dengan memberi tanda silang (X) pada
huruf A, B, C, dan D!

1. “Dan janganlah kamu campur adukkan kebenaran dengan kebatilan dan
   (janganlah) kamu sembunyikan kebenaran, sedangkan kamu mengetahuinya.”
   Kutipan ayat tersebut merupakan dasar berperilaku...
A. jujur
B. istiqamah
C. empati
D. amnaah

2. Perhatikan pernyataan berikut ini...
1. Akan dipercaya orang lain,
2. Mendapatkan banyak teman,
3. Mendapatkan banyak harta,
4. Akan selalu bersama Allah swt.
Yang termasuk hikmah perilaku jujur adalah...
A. 1, 2 dan 3
B. 2, 3 dan 4
C. 1, 2 dan 4
D. 1, 3 dan 4

3. Rosyid disuruh ayahnya pergi ke warung untuk membeli beras dan minyak
   goreng. Rosyid diberi uang sebesar Rp. 20.000,00, dan masih ada kembalian
   Rp. 2.000,00. Uang kembaliannya itu diberikan lagi kepada ayahnya.
   Perilaku yang ditunjukkan oleh Rosyid merupakan contoh...
A. jujur
B. boros
C. empati
D. istiqamah

4. Di bawah ini perilaku yang mencerminkan sifat am±nah adalah...
A. teman menitipkan air, ia meminumnya sedikit
B. meminjam barang, lalu ia mengembalikannya
C. berkata sejujurnya kepada orang tuanya
D. menghormati dan menaati orang tua dan guru

5. Berikut ini hikmah dari sifat am±nah, kecuali...
A. disenangi teman-teman
B. disanjung teman-teman
C. dikhianati teman
D. dipercaya orang lain

6. Ketika ada orang memberikan kepercayaan kepada kita, sikap kita seharusnya...
A. menolak karena tidak mampu
B. menerima meskipun tidak mampu
C. menerima dan menjalankan sesuai kemampuan
D. menghargai kepada yang memberi tugas

7. Orang yang memiliki sikap istiq±mah akan melakukan perilaku...
A. sabar dan rendah hati
B. tekun dan ulet
C. selalu memaafkan
D. tidak sombong

8. Hikmah memiliki sifat istiqamah adalah...
A. akan dipercaya oleh orang lain
B. tercapai apa yang diinginkan
C. menambah persaudaraan
D. menjadi orang yang pandai

9. Berikut ini yang tidak termasuk perilaku istiq±mah adalah...
A. selalu taat kepada Allah Swt.
B. selalu melaksanakan shalat tepat waktunya,
C. selajar dengan sungguh-sungguh,
D. selalu menaati peraturan yang ada di sekolah.

10. Menjaga tubuh agar selalu sehat dan terus bersyukur kepada Allah Swt.
    adalah jenis amanah kepada...
A. Allah Swt.
B. manusia
C. diri sendiri
D. binatang

Uraian 2

Jawablah soal berikut ini sesuai dengan pernyataan!
1. Mengapa kita harus memiliki sifat jujur?
2. Sebutkan ciri-ciri orang jujur!
3. Kepada siapakah kita harus amanah?
4. Sebutkan manfaat dari perilaku amanah!
5. Mengapa kita harus istiqamah?
6. Sebutkan hikmah dari perilaku istiqamah!
7. Buatlah contoh perilaku amanah dalam kehidupan sehari-hari!
8. Buatlah contoh perilaku istiqamah dalam kehidupan sehari-hari!
9. Apa yang kamu lakukan ketika melihat temanmu melakukan perbuatan terpuji?
10. Apa yang kamu lakukan ketika melihat temanmu melakukan perbuatan tercela?


Rangkuman 3

1. Taharah artinya bersuci, baik dari najis maupun dari hadas.
2. Darah yang keluar dari rahim perempuan yang menyebabkan hadas besar adalah haid, wiladah (melahirkan), dan nifas.
3. Tayammum adalah mengusap kedua tangan dengan debu yang suci. Tayammum
   adalah pengganti wudhu dan mandi wajib dengan syarat-syarat tertentu.
4. Rukun Tayammum: niat, mengusap muka dengan tanah, mengusap kedua tangan
   sampai siku-siku dengan tanah, tertib.
5. Mandi wajib (junub/janabat) adalah mengalirkan air yang suci ke seluruh badan
   disertai dengan niat untuk menghilangkan hadas besar.
6. Rukun mandi wajib adalah niat dan mengalirkan air ke seluruh badan sampai rata.
7. Istinja adalah bersuci sesudah buang air besar atau buang air kecil. Istinja bisa dilakukan dengan air atau batu.
8. Kita harus senantiasa menjaga kebersihan dan kesucian di mana dan kapan pun.
   Baik suci dari najis, maupun suci dari hadas.

Pilihan Ganda 3

Pilihlah salah satu jawaban yang benar dengan memberi tanda silang (X) pada huruf A, B, C, dan D!
1. Taharah mengajarkan kepada kita agar selalu hidup...
A. sederhana
B. damai
C. bersih
D. tenang

2. Menyapu muka dan kedua tangan sampai siku dengan tanah suci sebagai
   pengganti wudhu atau mandi adalah...
A. Taharah
B. mandi wajib
C. istinja'
D. tayammum

3. Tujuan tayammum adalah untuk menghilangkan...
A. hadas kecil
B. hadas besar
C. hadas kecil dan hadas besar
D. najis

4. Orang yang melakukan tayammum adalah orang yang...
A. sedang dalam berpergian
B. sedang sakit sehingga tidak boleh kena air
C. sedang sibuk kerja dan tak sempat mencari air
D. sedang di atas kendaraan

5. Berikut ini yang termasuk rukun tayammum adalah...
A. niat
B. membasuh kaki
C. mengusap kepala
D. membasuh telinga

6. Salah satu yang membatalkan tayammum adalah...
A. makan dan mimum sebelum shalat
B. berselisih paham dengan teman
C. semua yang membatalkan wudhu
D. melihat maksiat sebelum shalat

7. Apabila berhalangan untuk menggunakan air, mandi untuk menghilangkan
   hadas besar diganti dengan...
A. mandi biasa
B. tayammum
C. ber-wudhu
D. mandi keramas

8. Penyebab seseorang melakukan mandi besar adalah...
A. buang angin
B. buang air kecil
C. menyentuh alat kelamin
D. mengeluarkan air mani

9. Berikut ini hal-hal yang dibolehkan bagi perempuan yang sedang haid,kecuali...
A. berpuasa
B. mendengarkan ceramah
C. zikir dan beristighfar
D. mendengar azan

10. Apabila tidak terdapat air, maka bersuci untuk menghilangkan hadas kecil
    maupun besar cukup dengan tayammum, yaitu...
A. mengusap muka dan telinga dengan debu
B. membasuh muka dan tangan dengan air
C. mengusap muka dan kaki dengan debu
D. mengusap muka dan tangan dengan debu

RANGKUMAN DAN TUGAS LATIHAN PAI KLS VII SMP MUH 6 KLEGO PART 3


Rangkuman 1

1. Iman kepada Allah Swt. adalah percaya dengan sepenuh hati bahwa Dia itu ada, diucapkan dengan lisan dan diamalkan dalam perbuatan sehari-hari.
2. Al-Asmau-al-husna adalah nama-nama Allah Swt. yang baik. Di antara al-Asmaul  tersebut adalah : al-'Alimm (Maha Mengetahui), al- Khabir (Mahateliti), as-Sami' (Maha Mendengar) dan, al-Basir (Maha Melihat).
3. Cara meneladani asmaul husna dalam kehidupan sehari-hari adalah, mencintai ilmu pengetahuan, selalu gigih dalam mencari ilmu, dalam melakukan pekerjaan ingin selalu yang sempurna, teliti alam berbuat, mau mendengarkan apa yang dikatakan orang lain sebagai masukan, dan selalu melihat dan mengamati dampak apa yang akan terjadi dan mampu mengatasinya.
4. Hikmah beriman kepada Allah Swt. adalah: akan selalu ditolong oleh Allah Swt. hati menjadi tenang dan tidak gelisah, dan medatangkan keuntungan dunia akhirat.

Asmaul Husna
Asmaul Husna

Pilihan Ganda 1


Pilihlah salah satu jawaban yang benar dengan memberi tanda silang (X) pada huruf A, B, C, dan D!

1. Meyakini dalam hati, mengucapkan dengan lisan, dan mengamalkan dalam
   kehidupan sehari-hari adalah arti dari....
A. iman
B. islam
C. ihsan
D. takwa

2. Fatimah disuruh membeli minyak goreng di sebuah warung. Ketika
   menerima uang kembalian, ia tahu bahwa jumlahnya lebih dari seharusnya,
   lalu ia mengembalikannya. Ia sadar bahwa Allah Swt. selalu mengawasi
   perbuatannya, karena Allah Swt. bersifat....
A. al-'Alim
B. as-Sami'
C. al- Khabir
D. al-Basir

3. Subhanallah, indahnya alam semesta dengan segala isinya. Semuanya
   tercipta dengan teratur dan seimbang. Fenomena alam tersebut merupakan
   bukti bahwa Allah Maha....
A. mengetahui
B. teliti
C. mendengar
D. melihat

4. Hasan selalu berhati-hati dalam setiap ucapan dan perbuatannya, karena
   ia yakin bahwa Allah Swt. senantiasa mendengarnya. Perbuatan tersebut
   merupakan pengamalan dari keyakinannya bahwa Allah Swt. bersifat....
A. al-‘Alim
B. al- Khabir
C. as-Sami'
D. al-Basir

5. Di antara bentuk pengamalan dari keyakinan terhadap al-'Alim adalah....
A. rajin dalam menimba ilmu
B. berusaha menghindari kemungkaran
C. bersikap dermawan kepada sesama
D. bersikap pemaaf kepada sesama

6. Allah Swt. sendirilah yang mengetahui kapan terjadinya hari kiamat,
   mengetahui apa yang terkandung di dalam rahim, mengetahui kapan akan
   turun hujan. Allah Swt. Maha Mengetahui merupakan makna dari....
A. al-‘Alim
B. al- Khabir
C. as-Sami'
D. al-Basir

7. Di antara bentuk pengamalan dari keyakinan terhadap al-Khabir adalah....
A. suka berbagi pengalaman dan pengetahuan
B. senang menolong orang yang sedang susah
C. menjadi suri teladan bagi orang lain
D. bersemangat dan kreatif dalam segala hal

8. Allah Swt. Maha Mendengar suara apa pun yang ada di alam semesta ini.
   Pendengaran Allah tidak terbatas, tidak ada satu pun suara yang lepas dari
   pendengaran-Nya. Allah Swt. Maha Mendengar merupakan makna dari....
A. al-'Alim
B. as-Sami'
C. al- Khabir
D. al-Basir

9. Allah Swt. Maha Melihat segala sesuatu walaupun lembut dan kecil. Allah Swt. pun
   melihat apa yang ada di bumi dan di langit. Allah Maha Melihat merupakan makna....
A. al-'Alim
B. al- Khabir
C. as-Sami'
D. al-Basir

10. Di antara bentuk pengamalan dari keyakinan terhadap al-Basir adalah....
A. introspeksi diri untuk kebaikan
B. amar ma’ruf nahi munkar
C. menjadi suri tauladan bagi orang lain
D. mau mendengarkan nasihat guru

Uraian1

Jawablah soal berikut ini sesuai dengan pernyataan!
1. Apa yang kamu ketahui tentang iman? Jelaskan!
2. Mengapa Allah Swt. itu indah nama-nama-Nya?
3. Mengapa Allah itu al-'Alim? Sebutkan bukti-buktinya!
4. Mengapa Allah itu al-Khabir? Sebutkan bukti-buktinya!
5. Mengapa Allah itu as-Sami'? Sebutkan bukti-buktinya!
gat al asmau al husna

PAI KELAS IX PART 3 SMP MUH 6 KLEGO SMTR 1


 Pengertian Hari Akhir dan Macam-macam Kiamat

Beriman kepada hari akhir atau hari kiamat merupakan rukun iman yang kelima. Umat Islam harus percaya dan yakin bahwa hari akhir itu pasti akan datang. Kelak manusia akan dibangkitkan kembali dari kubur untuk menerima pengadilan Allah SW

Perhatikan firman Allah SWT berikut:

وَّاَنَّ السَّاعَةَ اٰتِيَةٌ لَّا رَيْبَ فِيْهَاۙ وَاَنَّ اللّٰهَ يَبْعَثُ مَنْ فِى الْقُبُوْرِ – ٧

Artinya: “Dan sungguh, (hari) Kiamat itu pasti datang, tidak ada keraguan padanya; dan sungguh, Allah akan membangkitkan siapa pun yang di dalam kubur” (Q.S. al-hajj/22:7)Para ulama mengelompokkan kiamat menjadi dua macam, yaitu: (Kiamat Sugra dan Kiamat Kubra1). Kiamat Sugra  (kiamat kecil), yaitu terjadinya kematian yang menimpa sebagian umat manusia. Misalnya: matinya seseorang karena sakit, kecelakaan, musibah tsunami, banjir, tanah longsor, dan sebagainya.2). Kiamat Kubr(kiamat besar) yaitu terjadinya kematian dan kehancuran yang menimpa seluruh alam semesta. Dunia porakporanda, rusak, dan hancur. Kehidupan manusia akan berganti dengan alam yang baru yakni alam akhirat. Kiamat Kubra ini dialami oleh seluruh makhluk hidup di jagad raya tanpa terkecuali.2. Kejadian Kiamat KubraKejadian mengenai hari kiamat digambarkan oleh Allah Swt. Begitu dahsyat, sebagaimana tertuang dalam Q.S al-Qari’ah/101:4-5 berikut ini:Artinya: “Pada hari itu manusia seperti laron yang berterbangan. Dan gunung-gunung seperti bulu yang dihambur-hamburkan.”(Q.S. al- Qāri’ah/101:4-5)Di dalam Q.S Al-Zalzalah/99:1-2 Allah Swt. juga berfirman:

اِذَا زُلْزِلَتِ الْاَرْضُ زِلْزَالَهَاۙ – ١وَاَخْرَجَتِ الْاَرْضُ اَثْقَالَهَاۙ – ٢

Artinya: “Apabila bumi digoncangkan dengan goncangan yang dahsyat, dan bumi telah mengeluarkan beban-beban berat (yang dikandung) nya,”( Q.S Al-Zalzalah/99:1-2)

Kiamat Kubra memang belum terjadi sehingga tak seorang pun mengetahui peristiwa yang sebenarnya. Namun kita mengetahuinya dari !rman Allah Swt. dan Hadis Nabi saw. Adapun kejadian kiamat Kubra digambarkan oleh Allah Swt. sebagai berikut:

  1. Malaikat Israil meniup sangkakala untuk yang pertama kali. Semua makhluk akan mati, kecuali yang dikehendaki hidup oleh Allah Swt. Firman Allah dalam Q.S az-Zumar/39:68:

وَنُفِخَ فِى الصُّوْرِ فَصَعِقَ مَنْ فِى السَّمٰوٰتِ وَمَنْ فِى الْاَرْضِ اِلَّا مَنْ شَاۤءَ اللّٰهُ ۗ ثُمَّ نُفِخَ فِيْهِ اُخْرٰى فَاِذَا هُمْ قِيَامٌ يَّنْظُرُوْنَ – ٦٨

Artinya: “Dan sangkakala pun ditiup, maka matilah semua (makhluk) yang di langit dan di bumi kecuali mereka yang dikehendaki Allah. Kemudian ditiup sekali lagi (sangkakala itu), maka seketika itu mereka bangun (dari kuburnya) menunggu (keputusan Allah)…”(Q.S. az-Zumar/39:68)

  1. Langit menjadi terpecah-belah, matahari digulung, bintang-bintang berjatuhan, lautan meluap dan menjadi panas, gunung-gunung seperti bulu yang berhamburan, dan manusia seperti anai-anai beterbangan. Firman Allah Swt. dalam Q.S. al-Muzammil/73:18:

السَّمَاۤءُ مُنْفَطِرٌۢ بِهٖۗ كَانَ وَعْدُهٗ مَفْعُوْلًا – ١٨

Artinya: “Langit terbelah pada hari itu ,janji Allah pasti terlaksana.” (Q.S. al- Muzammil/73:18)

Setelah peristiwa kiamat yang maha dahsyat itu, semua manusia akan mati dan mengalami proses kehidupan di alam akhirat sebagai berikut:

a). Alam Barzakh (Yaumul Barzakh)

Alam barzakh yang dikenal dengan alam kubur yang merupakan pintu gerbang menuju akhirat atau batas antara alam dunia dan alam akhirat. Di alam kubur manusia akan bertemu, ditanyai, dan diperiksa oleh malaikat Munkar dan Nakir tentang segala amal perbuatannya ketika menjalani kehidupan di dunia.

b). Yaumul Ba’ats

Yaumul ba’ats adalah hari dibangkitkannya manusia dari alam kubur untuk diarahkan menuju ke padang mahsyar. Kebangkitan manusia ini akan terjadi setelah ditiupkan sangkakala yang kedua oleh Malaikat Isra!l. Seluruh manusia mulai zaman Nabi Adam sampai manusia terakhir bangkit dari kubur. Adapun keadaan mereka bermacam-macam sesuai dengan amal perbuatan mereka pada waktu hidup di dunia. Firman Allah Swt.: 

وَنُفِخَ فِى الصُّوْرِ فَاِذَا هُمْ مِّنَ الْاَجْدَاثِ اِلٰى رَبِّهِمْ يَنْسِلُوْنَ – ٥١

Artinya: “Lalu ditiuplah sangkakala (yang kedua kalinya), maka seketika itu mereka keluar dari kuburnya (dalam keadaan hidup), menuju kepada Tuhannya”. (Q.S. Yāsin/36:51)

Rasulullah saw. secara lebih jelas menceritakan kisah yang akanterjadi kelak di hari kebangkitan seperti berikut ini yang artinya:


“Telah menceritakan kepada Bahz bin Hakim dari bapaknya dari kakeknya, ia berkata: Rasulullah saw. bersabda: “Sesungguhnya kalian akan dikumpulkan (pada hari kiamat) ada yang berjalan, berkendaraan, dan akan diseret di atas wajah kalian.” (H.R. Tirmidzi³)

c). Yaumul Masyr atau Yaumul Mahsyar

Yaumul Masyar atau yaumul mahsyar adalah hari dikumpulkannya seluruh manusia yang telah dibangkitkan dari kuburnya ,di sebuah padang yang sangat luas bernama Padang Mahsyar. Pada yaumul mahsyar ini pula manusia menerima catatan amalnya selama hidup di dunia, baik amal yang buruk maupun amal yang baik. Seluruhnya tercatat secara rinci.

Di Padang Mahsyar inilah Allah Swt. akan mengadili manusia dengan seadil-adilnya, sebagaimana firman Allah swt :

وَاَشْرَقَتِ الْاَرْضُ بِنُوْرِ رَبِّهَا وَوُضِعَ الْكِتٰبُ وَجِايْۤءَ بِالنَّبِيّٖنَ وَالشُّهَدَاۤءِ وَقُضِيَ بَيْنَهُمْ بِالْحَقِّ وَهُمْ لَا يُظْلَمُوْنَ – ٦٩

Artinya: “Dan bumi (padang mahsyar) menjadi terang benderang dengan cahaya (keadilan) Tuhannya; dan buku-buku (perhitungan perbuatan mereka) diberikan (kepada masing-masing), nabi-nabi dan saksisaksi pun dihadirkan,lalu diberikan keputusan di antara mereka secara adil, sedang mereka tidak dirugikan.(QS. az-Zumar/39:69)

d).Yaumul Mizan dan Yaumul ¦is±b

Arti kata mizan adalah timbangan, sedangkan hisab artinya perhitungan. Dua istilah ini ,yaitu Yaumul Mizan dan Yaumul Hisab memiliki makna yang hampir sama maknanya.

Dengan demikian, yaumul mizan adalah hari ditimbangnya seluruh amal baik dan buruk manusia untuk menerima keadilan dan balasannya masing-masing. Yaumul Mizan ini disebut juga dengan Yaumul Hisab, yaitu hari diperhitungkannya seluruh amal perbuatan manusia, baik amal yang baik maupun amal yang buruk. Firman Allah Swt. dalam Q.S. az-Zalzalah/99 ayat 7 dan 8 :

فَمَنْ يَّعْمَلْ مِثْقَالَ ذَرَّةٍ خَيْرًا يَّرَهٗۚ – ٧وَمَنْ يَّعْمَلْ مِثْقَالَ ذَرَّةٍ شَرًّا يَّرَهٗ  – ٨

Artinya: “Maka barangsiapa mengerjakan kebaikan seberat dzarrah, niscaya dia akan melihat (balasan) nya. Dan barangsiapa mengerjakan kejahatan seberat dzarah, niscaya dia akan melihat (balasan)nya. (Q.S. az-Zalzalah/99:7-8).

Pada hari perhitungan amal manusia, akan diperlihatkan kepadanya semua perbuatannya selama hidup di dunia. Ketika ia melihat amal baiknya, dia akan merasa senang. Sebaliknya, ketika melihat amal buruknya, dia akan menyesal. Firman Allah Swt.:

يَوْمَ تَجِدُ كُلُّ نَفْسٍ مَّا عَمِلَتْ مِنْ خَيْرٍ مُّحْضَرًا ۛوَمَا عَمِلَتْ مِنْ سُوْۤءٍ ۛ تَوَدُّ لَوْ اَنَّ بَيْنَهَا وَبَيْنَهٗٓ اَمَدًاۢ بَعِيْدًا ۗوَيُحَذِّرُكُمُ اللّٰهُ نَفْسَهٗ ۗوَاللّٰهُ رَءُوْفٌۢ بِالْعِبَادِ  – ٣٠

 

e). Surga dan Neraka

1. Surga sebagai Balasan Amal Baik

Seluruh perbuatan baik manusia telah diperhitungkan pada saat Yaumul Hisab. Perbuatan baik itu akan mendapatkan balasan yang setimpal dari Allah Swt.

Balasan yang memuaskan itu berupa surga yang di dalamnya penuh kenikmatan yang melebihi kenikmatan dunia. Ungkapan kenikmatan itu dirmankan Allah Swt.:

اِنَّ اَصْحٰبَ الْجَنَّةِ الْيَوْمَ فِيْ شُغُلٍ فٰكِهُوْنَ ۚ – ٥٥هُمْ وَاَزْوَاجُهُمْ فِيْ ظِلٰلٍ عَلَى الْاَرَاۤىِٕكِ مُتَّكِـُٔوْنَ ۚ – ٥٦لَهُمْ فِيْهَا فَاكِهَةٌ وَّلَهُمْ مَّا يَدَّعُوْنَ ۚ – ٥٧سَلٰمٌۗ قَوْلًا مِّنْ رَّبٍّ رَّحِيْمٍ – ٥٨

Artinya: “Sesungguhnya penghuni surga pada hari itu bersenang-senang dalam kesibukan (mereka).Mereka dan pasangan-pasangannya berada dalam tempat yang teduh, bersandar di atas dipan-dipan.Di surga itu mereka memperoleh buah-buahan dan memperoleh apa saja yang mereka inginkan. (Kepada mereka dikatakan): “Salam”, sebagai ucapan selamat dari Tuhan Yang Maha Penyayang.” (Q.S.Yās³n/36:55-58)

2. Neraka sebagai Balasan Amal Buruk

Di neraka itulah balasan orang yang banyak melakukan dosa, takabur, sombong, dan terlebih tidak melaksanakan perintah Allah Swt. Mereka di neraka susah payah mendapatkan makan dan minum, mereka diberi minuman yang panas dan makanan dari pohon berduri. Firman Allah Swt.:

لَيْسَ لَهُمْ طَعَامٌ اِلَّا مِنْ ضَرِيْعٍۙ – ٦لَّا يُسْمِنُ وَلَا يُغْنِيْ مِنْ جُوْعٍۗ – ٧

Artinya: ”Tidak ada makanan bagi mereka selain dari pohon yang berduri, yang tidak menggemukkan dan tidak menghilangkan lapar.” (Q.S. al- Gāsyiyah/88:6-7)

Para penghuni neraka tidak akan merasa aman atau menyenangkan sebab selalu diliputi angin dan air yang panas. Firman Allah Swt.:

فِيْ سَمُوْمٍ وَّحَمِيْمٍۙ – ٤٢وَّظِلٍّ مِّنْ يَّحْمُوْمٍۙ – ٤٣لَّا بَارِدٍ وَّلَا كَرِيْمٍ – ٤٤

“(Mereka) dalam siksaan angin yang sangat panas dan air yang mendidih dan naungan asap yang hitam. Tidak sejuk dan tidak menyenangkan.” (Q.S. al-Wāqi’ah/56:42-44)